Selamat datang

Don't ever hide your skills, before you try to show it !

Minggu, 10 Februari 2013

Malam


Untuk sahabatku Malam...

Malam, didalam gelapmu aku merasakan kedamaian. Setiap butir-butir cahaya dari rembulan memberikan warna disetiap jalan ku menuju rumah. Aku melewati setiap jengkal jalan dengan nada-nada sumbang dari deru suara kendaraan yang mengganggu telinga ku. Seperti serdadu, mereka memberikan jejak-jejak langkah melalui corong-corong besi dibawahnya. Aku berusaha berkonsentrasi agar aku bisa melihat dan merasakan kedamaian yang telah kau berikan selama ini. Aku teringat wahai Malam, aku sering menghabiskan waktu bersamamu, bersama semilir-semilir angin dari rimbun pepohonan ketika ku lewati barisan pohon di jalan ini. Aku selalu bahagia karena mereka selalu menyambutku dengan dinginnya hawa mereka sehingga aku tenang sewaktu aku sendirian dan menjalani segala kepenatan. Ingatkah kau Malam, kita pernah menghabiskan waktu bersama seseorang yang aku sayangi? Ya, dia. Aku masih jelas mengingat senyumnya. Tapi kini aku lebih senang melewati gelapnya dirimu sendirian dan merasa bebas. Dari situ aku belajar untuk mengikhlaskan atas apa yang telah aku hilangkan, apa yang harus aku lepaskan, apa yang harus aku pertahankan, dan apa yang harus aku perbuat. Terima kasih telah menemani gelap diriku dalam dinginnya sunyi malam ini Malam...